IP address (Internet Protocol address) adalah serangkaian angka yang diberikan ke setiap perangkat yang terhubung ke jaringan komputer menggunakan protokol internet untuk berkomunikasi. IP address berfungsi sebagai pengenal unik setiap perangkat, sehingga memungkinkan komunikasi antar perangkat di jaringan, baik itu di internet maupun jaringan lokal.

IP address dibagi menjadi dua versi:

  1. IPv4 (Internet Protocol version 4):

    • IP address ini terdiri dari 32 bit, dibagi menjadi empat bagian yang dipisahkan oleh titik, misalnya: 192.168.1.1.
    • Setiap bagian (oktet) memiliki nilai antara 0 hingga 255.
    • Karena keterbatasan jumlah kombinasi, hanya ada sekitar 4,3 miliar alamat IPv4 yang dapat digunakan, dan hal ini menyebabkan pengurangan ketersediaan alamat IP.
  2. IPv6 (Internet Protocol version 6):

    • IPv6 dikembangkan untuk menggantikan IPv4 karena keterbatasan jumlah alamat yang tersedia.
    • IP address ini terdiri dari 128 bit, dan ditulis dalam bentuk heksadesimal, dipisahkan oleh titik dua, contohnya: 2001:0db8:85a3:0000:0000:8a2e:0370:7334.
    • IPv6 mampu menyediakan jauh lebih banyak kombinasi alamat, hingga triliunan alamat IP.

Jenis IP address berdasarkan fungsinya:

  1. IP Publik (Public IP): IP address yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat di internet publik. Biasanya ini diberikan oleh penyedia layanan internet (ISP).

  2. IP Privat (Private IP): IP address yang digunakan untuk identifikasi perangkat di jaringan lokal, seperti di rumah atau kantor. IP privat tidak bisa diakses langsung dari internet publik.

    Contoh range IP privat:

    • 192.168.0.0 hingga 192.168.255.255
    • 172.16.0.0 hingga 172.31.255.255
    • 10.0.0.0 hingga 10.255.255.255

Kegunaan IP address:

  • Untuk mengidentifikasi perangkat di jaringan.
  • Untuk mengirimkan dan menerima data antar perangkat.
  • Untuk routing paket data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.

        IP address juga bisa bersifat statis (tetap) atau dinamis (berubah-ubah). IP statis diberikan secara tetap ke perangkat, sedangkan IP dinamis bisa berubah-ubah setiap kali perangkat terhubung ke jaringan, dan biasanya diberikan oleh server DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol).